Catatan Akhir Tahun 2025 GARNIZUN: Perang Melawan Narkotika Tak Boleh Lelah, Negara Harus Hadir Nyata

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025 - 01:35 WIB

5086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA

Gerakan Anti Narkotika dan Zat Adiktif Nasional (GARNIZUN) menutup tahun 2025 dengan catatan serius dan tegas terhadap kondisi darurat narkotika di Indonesia.

Ketua Umum DPP GARNIZUN, H. Ardiansyah Saragih, S.H., M.H., menegaskan bahwa sepanjang 2025 peredaran narkotika bukan hanya belum surut, tetapi kian sistematis, masif, dan menyasar semua lapisan masyarakat tanpa pandang usia maupun status sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ardiansyah, narkotika telah berkembang menjadi kejahatan terorganisir lintas wilayah yang memanfaatkan celah hukum, lemahnya pengawasan, hingga masih adanya oknum yang bermain mata.

Ia menilai perang terhadap narkotika belum sepenuhnya dijalankan sebagai agenda darurat nasional yang menyentuh akar persoalan.

“Sepanjang 2025, GARNIZUN mencatat bahwa narkotika masih menjadi ancaman nyata bagi generasi bangsa. Ini bukan lagi isu biasa, tapi ancaman serius terhadap masa depan negara. Jika penanganannya setengah hati, maka kita sedang mempertaruhkan satu generasi,” tegas Ardiansyah dalam pers relis refleksi akhir tahun GARNIZUN yang disampaikan kepada media, Rabu (31/12/2025).

GARNIZUN menyoroti masih tingginya angka penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja dan usia produktif, serta maraknya peredaran zat adiktif baru yang menyasar lingkungan pendidikan dan pemukiman padat.

Kondisi ini diperparah oleh minimnya edukasi berkelanjutan dan lemahnya rehabilitasi berbasis komunitas.

Ardiansyah menekankan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup. Pencegahan harus dimulai dari keluarga, sekolah, tempat ibadah, hingga ruang-ruang publik, dengan negara hadir secara konsisten melalui kebijakan yang tegas dan berpihak pada penyelamatan manusia, bukan sekadar angka penindakan.

“GARNIZUN tidak ingin negara hanya sibuk menangkap, tapi abai menyelamatkan. Rehabilitasi harus diperkuat, edukasi harus masif, dan aparat penegak hukum wajib bersih dari kompromi. Tidak ada ruang toleransi bagi pengkhianat perang narkotika,” ujarnya.

Sepanjang 2025, GARNIZUN mengklaim aktif mendorong kolaborasi dengan elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan aparat untuk membangun kesadaran kolektif melawan narkotika dan zat adiktif.

Namun Ardiansyah mengingatkan, tanpa komitmen serius dari seluruh pemangku kepentingan, upaya ini akan selalu berjalan pincang.

Menutup refleksi akhir tahun, Ketua Umum DPP GARNIZUN menegaskan komitmen organisasinya untuk tetap berada di garis depan perlawanan terhadap narkotika pada 2026, dengan sikap kritis, independen, dan berani bersuara.

“Perang melawan narkotika adalah perang moral dan kemanusiaan. GARNIZUN tidak akan mundur. Negara harus hadir, masyarakat harus bergerak, dan tidak boleh ada lagi kompromi dengan kejahatan narkotika,” pungkas H. Ardiansyah Saragih.(red)

Berita Terkait

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Polrestabes Medan Akan Di Demo Mendesak Kapolrestabes Medan Menepati Janji Menyelesaikan Kasus Korban Yang Disuruh Polisi Nangkap Maling Jadi Tersangka !
Warga Binaan dan Petugas Rutan Tarutung Jalani Tes Urine Mendadak
Putri Proklamator RI Halida Nuriah Hatta Turun ke Tenda Pengungsian Tinjau Langsung Kondisi Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang
Masyarakat Batu Bara Minta Presiden Prabowo Subianto Segera Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus
Akta Palsu, Dana Digondol, Dirut “Dilengserkan” : Skandal Agen Elpiji 3 Kg di Sumut Seret Nama Oknum Notaris dan Tersangka Polrestabes Medan, Minta Pertamina Turun Tangan
Kisah Pilu Agus, Pemuda Lampung Timur: Kaki Nyaris Putus, Bertahan Hidup di Gubuk Reyot yang Menunggu Runtuh
Kalapas Kelas I Medan Pimpin Apel Pagi Perdana Awal Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 14:54 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:54 WIB

Polrestabes Medan Akan Di Demo Mendesak Kapolrestabes Medan Menepati Janji Menyelesaikan Kasus Korban Yang Disuruh Polisi Nangkap Maling Jadi Tersangka !

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:57 WIB

Warga Binaan dan Petugas Rutan Tarutung Jalani Tes Urine Mendadak

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:15 WIB

Masyarakat Batu Bara Minta Presiden Prabowo Subianto Segera Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:30 WIB

Akta Palsu, Dana Digondol, Dirut “Dilengserkan” : Skandal Agen Elpiji 3 Kg di Sumut Seret Nama Oknum Notaris dan Tersangka Polrestabes Medan, Minta Pertamina Turun Tangan

Selasa, 6 Januari 2026 - 05:09 WIB

Kisah Pilu Agus, Pemuda Lampung Timur: Kaki Nyaris Putus, Bertahan Hidup di Gubuk Reyot yang Menunggu Runtuh

Senin, 5 Januari 2026 - 20:26 WIB

Kalapas Kelas I Medan Pimpin Apel Pagi Perdana Awal Tahun 2026

Senin, 5 Januari 2026 - 13:54 WIB

Donasi Spontan XMIST dan Penonton Bantu Warga Lampung Dapatkan Listrik

Berita Terbaru